Dalam deret sejarah peradaban manusia, ada banyak hal yang muncul dan tenggelam. Tak terkecuali sejarah orang-orang yang duduk sebagai pemimpian. Sebagian pemimpin dikatakan berhasil sebagian lagi gagal dalam kepemimpinannya.
Seperti banyak hal lain di dunia ini, sebenarnya tidak ada rahasia apapun di balik setiap kesuksesan. Tidak ada racikan rahasia untuk membentuk seorang pemimpin besar. Kita bisa mempelajarinya; tapi kemudian apakah kita bersedia membayar syarat-syaratnya. Kepemimpinan bisa dipelajari oleh setiap orang. Manusia memiliki peluang yang sama untuk menjadi apapun.
Berikut ini pemapaparan teori-teori kepemimpinan dari sudut pandang ilmu pengetahuan ilmiah Barat.
#1. TRAITS THEORY -- Seperti Apa Karakter Orang yang Berbakat Menjadi Pemimpin?
Teori ini mengemukakan bahwa orang mewarisi karakter dan sifat-sifat tertentu, dalam konteks ini tentunya karakter dan sifat yang menjadikannya berbakat sebagai pemimpin besar.
Asumsi. Asumsi yang melandasi teori ini adalah sebagai berikut:
- Manusia terlahir dengan karakter dan sifat-sifat bawaan tertentu.
- Beberapa karakter dan sifat itu menjadikan seseorang berbakat sebagai pemimpin.
- Seorang pemimpin besar merupakan kombinasi dari beberapa karakter dan sifat tertentu.
#2. BEHAVIORAL THEORIES -- Apa yang dilakukan seorang Pemimpin Besar?
Teori behavioral berdiri di atas sebuah landasan bawah pemimpin itu dibentuk, bukan dilahirkan.
Asumsi. Beberapa asumsi yang mendasari lahirnya teori ini.
- Pemimpin merupakan hasil bentukan, bukan bawaan lahir.
- Pemimpin yang sukses berdiri berdasarkan hal-hal yang bisa dipelajari dan dipahami.
Apa yang dilakukan seorang pemimpin berpengaruh kepada kinerja dan performanya. Dengan berlandaskan pemikiran semacam ini, setiap orang bisa mempelajari teori kepemimpinan dan menerapkannya.
#3. CONTINGENCY THEORY -- Situasi Kondisi Membentuk Kepemimpinan
Teori ini menjelaskan bahwasannya tipe dan gaya kepemimpinan terbaik tergantung pada situasinya. Suatu tipe kepemimpinan kadangkala sangat cocok pada kondisi tertentu, adakalanya tidak bisa diterapkan pada kondisi yang berbeda.
Ada faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan, misalnya gaya kepemimpinan yang disukai pemimpin itu sendiri, kecakapan, kepribadian, dan juga situasi para bawahannya.
Oleh karena itu, kepemimpinan yang baik harus disesuaikan dengan faktor-faktor yang disebutkan tadi.
#4. POWER DAN INFLUENCE THEORY
Teori ini mempunyai penjabaran sebagai berikut. Seorang pemimpin menggunakan power dan pengaruhnya untuk mencapai tujuan. Jadi intinya ada pada daya tarik pemimpin itu.
Kecakapan dan keahlian pemimpin merupakan faktor penting untuk membentuk karisma tertentu. Kecakapan dan keahlian pada bidang kerjanya secara otomatis menjadikannya memiliki wewenang tinggi dalam mengarahkan para bawahan.
Keempat teori kepemimpinan yang dijelaskan tersebut merupakan pilar dari teori-teori kepemimpinan yang ada.
MANA TIPE KEPEMIMPINAN TERBAIK DI BIDANG BISNIS?
Para ahli mengatakan bahwasannya kepemimpinan transformasional merupakan pilihan terbaik.
Pemimpin tranformasional menunjukan integritas dan mereka paham bagaimana mengkomunikasikan visi masa depannya.

0 Response to "Teori-Teori Kepemimpinan dalam Sejarah Peradaban"
Post a Comment