Apakah Anda Menggunakan Mindset Blue Ocean Strategy?

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang Apakah Anda Menggunakan Mindset Blue Ocean Strategy?. Yang sangat berguna dan semoga bermanfaat bagi sahabat Vita Miracle Magnet Silahkan berikan komentar dan masukan anda disini,agar blog ini akan tetap aktif dan update terus dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat untuk kita semua. Baca juga tentang postingan saya sebelumnya :


Dunia bisnis mengenal sebuah pola pikir baru bernama Blue Ocean Strategy, sebuah pemikiran dari Renee Mauborgne dan Chan Kim. Mereka meneliti 150 strategi -- lebih dari 30 industri -- yang diterapkan hampir 100 tahun.

Apa Blue Ocean Strategy?


Blue Ocean Strategy fokus membuka peluang-peluang baru dalam pasar, sehingga menghindari persaingan, menawarkan formulanya sekaligus bagaimana ekseskusinya.

Selain itu, Blue Ocean Strategy juga menawarkan seperangkat metodologi, tool, dan framework sehingga sangat struktur dan sistemnya dapat dipelajari dengan mudah.

Cara Cepat Mengetahui Apakah Anda dalam Pola Red Ocean atau Blue Ocean Strategy?

#1. Apakah Anda dan perusahaan Anda mulai mencemaskan persaingan yang semakin ketat?

#2. Apakah Anda dan perusahaan Anda menilai merger dan akuisisi sebagai cara untuk tumbuh berkembangnya perusahaan di masa depan?

#3. Apakah Anda dan orang-orang di perusahaan Anda menyalahkan kondisi perlambatan ekonomi sebagai kambing hitam stagnannya peruhaan Anda?

#4. Apakah Anda menghabiskan begitu banyak biaya untuk marketing dan iklan, namun hasilnya tetap nihil?

#5. Apakah perusahaan Anda sangat tergantung kepada penawaran diskon dan sejenisnya dalam strategi marketing?

#6. Apakah Anda merasa bahwa Anda sedang menghadapi persaingan yang semakin kuat dari pesaing Anda?

Jika jawabanya, ya, maka Anda berada dalam lingkaran pola pikir Red Ocean.

Dalam Red Ocean, perusahaan senantiasa melakukan persaingan untuk memperebutkan marketplace yang ada. Strategi yang mereka pakai adalah defferensiasi dan Harga.

Namun, strategi deferensiasi dan harga mengakibatkan buah simalakama. Biasanya hanya ada satu perusahaan yang memegang kendali atas harga. Mereka-lah yang menentukan tinggi rendahnya harga produk. Deferensiasi pada kenyataannya sangat menyedot anggaran perusahaan, semakin tinggi nilai deferensiasi semakin kecil segmentasinya, dan semakin kecil segmentasi semakin kecil marketshare yang bisa direbut.

Pangsa pasar sebenarnya sudah terbagi-bagi dengan jelas. Kebanyakan industri tetap memperebutkan potongan marketplace yang sama.

Padahal tujuan industri bukanlah bersaing satu sama lain, melainkan menciptakan keuntungan dan value.

Panglima sejati memenangkan peperangan tanpa pertempuran -- Sun Tzu

PERBEDAAN RED OCEAN VS BLUE OCEAN
Berikut perbedaan Red Ocean dan Blue Ocean Strategy dibeberkan Chan Kim dan Renee.

Dunia bisnis mengenal sebuah pola pikir baru bernama Blue Ocean Strategy, sebuah pemikiran dari Renee Mauborgne dan Chan Kim. Mereka meneliti 150 strategi -- lebih dari 30 industri -- yang diterapkan hampir 100 tahun.  Apa Blue Ocean Strategy?  Blue Ocean Strategy fokus membuka peluang-peluang baru dalam pasar, sehingga menghindari persaingan, menawarkan formulanya sekaligus bagaimana ekseskusinya.   Selain itu, Blue Ocean Strategy juga menawarkan seperangkat metodologi, tool, dan framework sehingga sangat struktur dan sistemnya dapat dipelajari dengan mudah.      Cara Cepat Mengetahui Apakah Anda dalam Pola Red Ocean atau Blue Ocean Strategy?  #1. Apakah Anda dan perusahaan Anda mulai mencemaskan persaingan yang semakin ketat?     #2. Apakah Anda dan perusahaan Anda menilai merger dan akuisisi sebagai cara untuk tumbuh berkembangnya perusahaan di masa depan?     #3. Apakah Anda dan orang-orang di perusahaan Anda menyalahkan kondisi perlambatan ekonomi sebagai kambing hitam stagnannya peruhaan Anda?     #4. Apakah Anda menghabiskan begitu banyak biaya untuk marketing dan iklan, namun hasilnya tetap nihil?     #5. Apakah perusahaan Anda sangat tergantung kepada penawaran diskon dan sejenisnya dalam strategi marketing?     #6. Apakah Anda merasa bahwa Anda sedang menghadapi persaingan yang semakin kuat dari pesaing Anda?  Jika jawabanya, ya, maka Anda berada dalam lingkaran pola pikir Red Ocean.   Dalam Red Ocean, perusahaan senantiasa melakukan persaingan untuk memperebutkan marketplace yang ada. Strategi yang mereka pakai adalah defferensiasi dan Harga.     Namun, strategi deferensiasi dan harga mengakibatkan buah simalakama. Biasanya hanya ada satu perusahaan yang memegang kendali atas harga. Mereka-lah yang menentukan tinggi rendahnya harga produk. Deferensiasi pada kenyataannya sangat menyedot anggaran perusahaan, semakin tinggi nilai deferensiasi semakin kecil segmentasinya, dan semakin kecil segmentasi semakin kecil marketshare yang bisa direbut.   Pangsa pasar sebenarnya sudah terbagi-bagi dengan jelas. Kebanyakan industri tetap memperebutkan potongan marketplace yang sama.   Padahal tujuan industri bukanlah bersaing satu sama lain, melainkan menciptakan keuntungan dan value.
Inti dari perbedaan tersebut adalah apakah merebut pasar ataukah menciptakan pasar baru?



Sekian artikel yang dapat saya bagikan tentang Apakah Anda Menggunakan Mindset Blue Ocean Strategy?

. Jangan lupa berikan komentar anda dan silahkan tinggalkan link blog anda di Vita Miracle Magnet Demikianlah artikel ini saya sampaikan,silahkan Like dan Share,Berikut ini adalah permalink postingan ini : https://vitamiraclemagnetpro.blogspot.com/2014/08/apakah-anda-menggunakan-mindset-blue.html

0 Response to "Apakah Anda Menggunakan Mindset Blue Ocean Strategy?"

Post a Comment