Orang Hebat Dunia Pengidap Bipolar dan Rahasia di Balik Kesuksesannya

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang Orang Hebat Dunia Pengidap Bipolar dan Rahasia di Balik Kesuksesannya. Yang sangat berguna dan semoga bermanfaat bagi sahabat Vita Miracle Magnet Silahkan berikan komentar dan masukan anda disini,agar blog ini akan tetap aktif dan update terus dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat untuk kita semua. Baca juga tentang postingan saya sebelumnya :

Orang Hebat Dunia Pengidap Bipolar 

Ia memasuki panggung dengan sangat tenang. Suasana hening. Setiap orang menunggu presentasi memukau darinya. Maka mulai-lah ia bercerita. Simpel. Bertenaga. Dan selalu diingat.

Begitulah Steve Jobs. Para pengamat mengakui kehebatan presentasi Steve Jobs. Ia merangkai cerita begitu apik, bukan membaca slide-slide presentasi seperti kebanyakan orang. Audiens mengikuti alurnya, setahap demi setahap. Beberapa tampilan visual sederhana akan menemaninya menyelesaikan cerita itu. Ia begitu piawai meramu cerita pribadi, fakta, contoh, metafora, dan pengakuan pihak lain menjadi sebuah narasi memukau.

Kata-katanya simpel, konkret, dan emosional. Kebersahajaan itulah yang justru menjadi kekuatannya.

Related: Inilah Penderitaan Pengidap Bipolar Disorder

| PENDERITA BIPOLAR DISORDER

Siapa yang tidak kenal Steve Jobs? Orang hebat ini adalah bagian penting dalam revolusi teknologi. Ia menyatukan beberapa peralatan menjadi satu. Telepon dan walkman adalah dua alat yang berbeda. Ia mendesain dan menyatukannya. Ia tidak hanya "change the rule" dalam pelataran bisnis, tetapi juga "change the game." Apple mendobrak, membuat standar-standar baru bagi produk-produk hasil rekayasa teknologi. Dunia industri berubah karena Apple.

Industri kepingan CD dan kaset redup perlahan-lahan karena kedatangan iPhone. Begitu juga dengan produsen camera konvensional, satu per satu tumbang. Apple menjadi penggerak utama bagi dunia digital.

Tapi tahukah Anda, Steve Jobs adalah salah satu "anggota" dari penderita penyakit yang amat unik: bipolar disorder.

Orang Hebat Dunia Pengidap Bipolar -- Ia memasuki panggung dengan sangat tenang. Suasana hening. Setiap orang menunggu presentasi memukau darinya. Maka mulai-lah ia bercerita. Simpel. Bertenaga. Dan selalu diingat.      Begitulah Steve Jobs. Para pengamat mengakui kehebatan presentasi Steve Jobs. Ia merangkai cerita begitu apik, bukan membaca slide-slide presentasi seperti kebanyakan orang. Audiens mengikuti alurnya, setahap demi setahap. Beberapa tampilan visual sederhana akan menemaninya menyelesaikan cerita itu. Ia begitu piawai meramu cerita pribadi, fakta, contoh, metafora, dan pengakuan pihak lain menjadi sebuah narasi memukau.   Kata-katanya simpel, konkret, dan emosional. Kebersahajaan itulah yang justru menjadi kekuatannya.  | PENDERITA BIPOLAR DISORDER     Siapa yang tidak kenal Steve Jobs? Orang hebat ini adalah bagian penting dalam revolusi teknologi. Ia menyatukan beberapa peralatan menjadi satu. Telepon dan walkman adalah dua alat yang berbeda. Ia mendesain dan menyatukannya. Ia tidak hanya "change the rule" dalam pelataran bisnis, tetapi juga "change the game." Apple mendobrak, membuat standar-standar baru bagi produk-produk hasil rekayasa teknologi. Dunia industri berubah karena Apple.   Industri kepingan CD dan kaset redup perlahan-lahan karena kedatangan iPhone. Begitu juga dengan produsen camera konvensional, satu per satu tumbang. Apple menjadi penggerak utama bagi dunia digital.  Tapi tahukah Anda, Steve Jobs adalah salah satu "anggota" dari penderita penyakit yang amat unik: bipolar disorder.

| KUTUKAN SEBAGAI ANUGERAH

Bipolar disorder adalah kutukan sekaligus anugerah bagi penderitanya. Tergantung dari sisi mana ia melihatnya. Apa yang bisa dieksplorasi dan dieksploitasi oleh diri seorang pengidap bipolar untuk mengubah penyakitnya menjadi anugerah?

Bentangan Emosi. Pengidap penyakit bipolar disorder hidup dalam dua kutub mood yang sangat ekstrim: manic dan depresi. Ia bisa sangat bahagia dan kebahagiaan itu menyentuh puncak tertinggi dari kebahagiaan yang dikenal manusia. Namun ia bisa juga jatuh hingga ke dasar lembah keputusasaan.

Bentangan emosinya begitu panjang. Ia hampir mengenali semua level perasaan yang pernah singgah pada hati seseorang.

Oleh karenanya, pengidap penyakit bipolar disorder adalah seorang yang piawai membangun suasana. Ia akan menarik sedikit demi sedikit perhatian dan emosi audiens. Hingga apabila emosi yang diinginkan itu telah tertata baik, barulah ia menyampaikan pesannya.

Dan itu yang kita temukan pada presentasi-presentasi memukau Steve Jobs, pengidap bipolar yang sangat kreatif dan inovatif. Kata-katanya emosional. Sentuhan emosi pada produk-produk dingin sains membuat Apple tampak sangat manusiawi dan hangat.

Bentangan emosi pada hamparan pengalaman pengidap bipolar disorder menjelaskan mengapa mereka adalah penulis-penulis hebat. Mengapa mereka adalah story-teller yang memukau. Mengapa mereka adalah aktor yang luar biasa. Bentangan emosi-lah yang membuatnya demikian. Mereka mengetahui kebahagiaan serta setiap inci dari level-levelnya. Mereka memahami arti kesedihan dan setiap guratan terkecil darinya.

Dunia mengenal Ernest Hemingway, sastrawan besar pengidap penyakit bipolar disorder. Tulisan-tulisan Ernest Hemingway sederhana namun menampilkan daya tarik tersendiri bagi para pecinta sastra. Dunia juga mengenal Edgar Allan Poe, Leo Tolstoy, dan Charles Dickens. Semua tokoh sastra tersebut pengidap bipolar disorder.

Bipolar disorder memberikan jiwa dengan pengalaman-pengalaman emosional yang mendalam. Oleh karena itu, pengidap bipolar disorder dapat menyalurkan emosinya sekaligus membangun kesuksesannya dari sisi ini: mengeksplorasi perasaan dan menggunakannya. Perasaan itu bisa menjadi senjata beracun atau kunci kesuksesan seorang penderita bipolar disorder.

Related: Penyakit Bipolar Disorder dan Ciri-cirinya

Passion. Selain bentangan emosi yang sangat lebar, penyandang penyakit bipolar disoder adalah orang yang memiliki passion yang meletup-letup.
     People With Passion Can Change The World -- Steve Jobs
Passion atau gairah merupakan elemen penting yang melekat pada penyandang bipolar disorder. Apabila dikelola dengan baik, passion adalah jalan kesuksesan seorang penyandang bipolar.

Passion adalah kunci sukses, terlebih bagi seorang penyandang bipolar. Perhatikan beberapa ucapan penyandang bipolar disorder ini.
Early to bed, early to rise, work like hell and advertise. -- Ted Turner
With me poetry has not been a purpose, but a passion. -- Edgar Allan Poe
Steve Jobs, Ted Turner, dan Edgan Allan Poe mengikuti passion mereka. Dengan mengikuti passionnya, mereka menjadi diri sendiri. Bekerja dengan penuh gairah dan kebahagiaan.

Oleh karena itu, jangan pernah "memotong" passion dan keinginan seorang bipolar. Biarkan mereka mengikuti bisikan hatinya. Dalam banyak kasus, ketika passion seorang penyandang bipolar diputus, maka mereka akan menarik diri dari kehidupan. Mereka langsung mengalami depresi. Setelah itu biasanya mereka sulit sekali untuk bangkit.

Memutuskan passion dapat berarti "memintanya" melakukan apa yang bukan keinginan hatinya. Atau menyuruhnya melakukan sesuatu yang berbeda dengan kehendaknya. Atau bisa juga memintanya untuk tidak mengerjakan "hobby" yang menjadi kesenangannya.

Biarkan passion itu menyala-nyala indah di sanubari. Ikuti. Ikuti passion itu. Kelak, kehidupan cerah akan mengikuti mereka.





Sekian artikel yang dapat saya bagikan tentang Orang Hebat Dunia Pengidap Bipolar dan Rahasia di Balik Kesuksesannya

. Jangan lupa berikan komentar anda dan silahkan tinggalkan link blog anda di Vita Miracle Magnet Demikianlah artikel ini saya sampaikan,silahkan Like dan Share,Berikut ini adalah permalink postingan ini : https://vitamiraclemagnetpro.blogspot.com/2014/08/orang-hebat-dunia-pengidap-bipolar-dan.html

0 Response to "Orang Hebat Dunia Pengidap Bipolar dan Rahasia di Balik Kesuksesannya"

Post a Comment