Experiment. Fail. Experiment. Success. Eksplorasi Potensi Diri
Seperti sebutir benih, manusia dibekali bergiga-gigabyte potensi dalam dirinya. Benih yang kecil itu menyimpan ribuan, jutaan, terabyte informasi. Darinya akan tumbuh akar, batang, ranting, daun-daun, bunga-bunga, dan buah. Hanya sebutir benih.
Jika manusia mau melakukan eksplorasi potensi diri, tentunya tidak jauh berbeda dengan sebutir benih, ia akan terus berkembang. Setiap kali satu potensi tergali dan diolah dengan baik, satu perkembangan-pun tumbuh dalam diri dan kehidupannya.
Kita tidak pernah tahu, dari sekian potensi diri itu mungkin ada satu yang menjadi pintu kesuksesan. Kita tidak pernah tahu, potensi manakah yang kelak menjadi perahu yang menghantarkan kita ke pulau kebahagiaan. Maka eksplorasi potensi diri adalah penting.
Frame dalam Mengeksplorasi Potensi Diri
#Kegagalan adalah Satu Paket dengan Kesuksesan
Steve Jobs dengan sederet mahakaryanya tidak lepas dari kegagalan. Namun ia tak pernah menyerah. Anda mungkin mengenal iPhod, iPad, iPhone, Mcintosh, tapi mungkin Anda tidak pernah mengenal Apple Hoakey Puck, Apple The Pippin, Apple Newton, QuickTake, dan Rokker E1. Itulah deretan produk-produk gagal.
Namun kegagalan merupakan satu paket dengan kesuksesan. Jika Apple berhenti bereksplorasi, mungkin ia sudah habis terkubur dan hanya tersisa kubangan sejarah. Begitu juga kita. Tidak ada yang pernah salah dengan diri kegagalan kita. Setiap kegagalan adalah batu loncatan. Semakin dekat dengan kesuksesan. Jika hanya kita tak mau berhenti, tak menyerah pada keputusasaan, tidak takluk pada tantangan. Akan tetapi apabila kita menyerah bahkan sebelum bertarung, jangan pernah menganggap kesuksesan sebagai bagian dari hidup kita.
#Temukan Gairah
Temukan di mana letak gairah Anda. Itulah panggilan jiwa. Jika jiwa Anda memanggil-manggil bahwa Anda harus menjadi seorang pengusaha, mengapa tidak menyambut panggilan itu? Mengapa memilih untuk bertahan pada kondisi yang mengurung kekuatan jiwa dan ledakan potensi diri?
Setiap profesi atau pekerjaan harus sesuai dengan minat. Jika menekuni pekerjaan yang jauh dari minat dan gairah jiwa, sama saja artinya dengan membuang-buang usia kita, hanya menjadi budak dari ketakutan.
Anda pasti mencintai sesuatu dengan cinta yang tumbuh dari kedalaman sana. Itu-lah passion Anda. Mencintai pekerjaan akan menumbuhkan potensi diri menjadi kapabilitas dan keahlian karena memang awalnya sudah mencintai pekerjaan itu. Anda menjadi yang terbaik ketika bekerja di bidang yang dipenuhi cinta murni dari hati.
Anda bekerja tetapi jiwa menganggapnya sebagai kebahagiaan dan kesenangan. Hal ini akan menjadikan diri Anda seorang yang paling tekun memahami dan menjadi ahli di bidang itu. Secara otomatis Anda membangun integritas dan reputasi. Uang akan datang dengan sendirinya sebagai tanda sejauh mana level kompetensi Anda.
Jangan pernah berhenti mengeksplorasi potensi diri atau kehidupan Anda berhenti di titik itu saja.
#potensi-diri
#eksplorasi-potensi-diri

0 Response to "Eksplorasi Potensi Diri: Menemukan Gairah Jiwa"
Post a Comment