Beliau seorang beragama Hindu, yg dlm kutipan yg akan saya sharingkan, ia merefleksikan diri dr sudut pandang sebagai Tuhan.
Jika muncul kerisauanmu padaKu, JUMPAILAH Aku dlm DOA DOA mu, Aku AKAN MENGHAMPIRImu. Tak penting bahasa mana yg Kau gunakan, Aku akan mengerti karena Aku adlh SAMUDRA BAHASA.
Tapi di antara semua bahasa, Aku paling mudah tersentuh oleh BAHASA hati, bahasa yg mengalir MURNI dr kedalaman jiwamu.
Aku mendengar tangis dlm doa kesedihan atas penderitaanmu. Aku MERASAKAN itu, anakKu. Namun, dlm KEKUASAANKU yg TAK terbatas, Aku tetap TAK selalu kuasa utk mengHILANGkan SEKETIKA SEMUA penderitaanmu itu.
Sebab, kau SENDIRILAH yg TELAH memilih jenis penderitaan itu sebagai caramu memahami kehidupan.
SESUNGGUHNYA, penderitaan itu HANYALAH penderitaan bagi PiKiRÅN mu, BUKAN bagi diri SEJATImu sbg JIWA.
Keinginan agar TERBEBAS dr penderitaan itu, HANYAlah keinginan PiKiRÅN & tubuhmu yg TAK kuasa lagi menahannya.
TAPI, bagi jiwamu, itulah kepahitan yg kau BUTUHKAN utk MENGALAMI PEMURNIAN.
Vita - Mindset Trainer
Seperti nafas bagi tubuh, demikian pula DOA bagi jiwa
Pin 2af7f67a
0 Response to "Kutipan dari buku Saat Semesta Bicara 1"
Post a Comment